DPD RI Rekrut Tiga Staf Ahli Untuk Bantu Komite II Laksanakan Tugas dan Fungsi Legislasi

oleh -94 views

JAKARTA, beritalima.com| Untuk melaksanakan fungsi dan tugas legislasi berupa penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU), pengawasan atas pelaksanaan UU, pandangan dan pendapat terhadap RUU yang berasal dari DPR RI dan Pemerintah, Komite II DPD RI bakal merekrut tiga orang staf ahli.

“Seleksi tengah dilakukan terhadap para calon,” ungkap Wakil Ketua Komite II DPD RI, Hasan Basri saat assessment calon staf ahli Komite II DPD RI di Ruang Rapat Komite II Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (23/1).

Dikatakan, staf ahli diperlukan untuk mendukung tugas-tugas Komite II dalam rapat-rapat maupun tugas lainnya. “Kami berharap jika Komite II membutuhkan telaahan atau permintaan bahan materi rapat dan substansi, staf ahli dapat segera memenuhi permintaan itu karena dinamika persoalan yang berkembang sangat cepat,” terang dia.


Menurut Senator daerah pemilihan Kalimantan Utara itu, dalam assesment ini akan dipilih tiga orang staf ahli dari delapan orang calon. Staf ahli itu tentu saja yang menguasai bidang-bidang cakupan Komite II DPD dengan . mitra kerja antara lain KKP, KLH, Perhubungan, ESDM, Kemenko Ekonomi Kerakyatan, BUMN, Perindustrian dan Perdagangan, Kemen PUPR, Pangan dan Kementerian Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika.

“Staf ahli setidaknya menguasai bidang-bidang itu dan dapat memberikan pemikiran, saran, analisis serta hasil kajian yang akurat, tepat guna, waktu kepada alat kelengkapan sesuai kebutuhan dan penugasan alat kelengkapan tersebut,” jelas Hasan.

Dalam pertemuan itu juga diuji kemampuan bahasa inggris dan mengecek latar belakang masing-masing calon dan bidang yang dikuasai. Metode assessment. Calon memaparkan makalah lima menit dilanjutkan dengan pendalaman materi.

“Setelah pertemuan ini, Pimpinan Komite II bermusyawarah menentukan tiga calon staf ahli. Calon yang lulus akan dihubungi oleh Sekretariat Komite II dan akan ditetapkan dengan Surat Keputusan Sekretaris Jenderal sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian” demikian Hasan Basri. (akhir)