Hartoyo Prihatin Banyak Ijasah Siswa Ditahan Sekolah

  • Whatsapp

SURABAYA, Beritalima.com|

Anggota DPRD provinsi Jatim Hartoyo SH MH merasa prihatin, begitu banyaknya orang tua yang sambatan ijasah anaknya ditahan pihak sekolah karena dia belum melunasi SPP. Saking banyaknya orang tua yang meminta bantuan Hartoyo untuk mengambil ijazah anaknya, sampai Hartoyo menyanggupi untuk menyicil pembayaran SPP mereka sampai lunas.

“Sedih juga sebenarnya ya, ini efek dari pandemi Covid-19 yang selama 2 tahun menghancurkan perekonomian kita. Sebagian besar orang tua ini adalah korban PHK,” terang politisi partai Demokrat ini.

Mantan ketua komisi E DPRD provinsi Jatim ini menuturkan bahwa sebenarnya, ketika terjadi PHK, mereka berusaha memulai usaha menjual makanan, tetapi tidak laku, karena mengalami kerugian terus menerus, akhirnya modalnya habis.

“Mau nggak mau, yang jadi korban adalah anak. Sekolah mereka terlantar. Dan yang lebih memprihatinkan, kasus perceraian meningkat drastis. Bisa 5 kali lipat dari tahun sebelumnya. Sejak pandemi hingga saat ini, angka perceraian membuat kita sedih ya. Kondisi ekonomi yang sangat buruk menimbulkan berbagai dampak bagi masyarakat. Disamping itu, tingkat kejahatan juga meningkat drastis,” keluhnya.

Hartoyo memahami kesulitan masyarakat, tidak adanya penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, yang mereka utamakan adalah kebutuhan makan.

“Sudah bisa makan sehari dua kali saja sudah sangat bersyukur. Ya mau bagaimana lagi. Semua mengalami kesusahan. Saya upayakan untuk tetap bisa membantu mengambil ijasah mereka. Karena ijasah itu penting juga untuk mencari pekerjaan,” sambungnya.

Hartoyo menyadari kesulitan pihak sekolah swasta. Mereka terpaksa menahan ijasah para siswa yang belum melunasi SPP, karena uang SPP itu juga untuk membayar jasa guru-guru yang mengajar di sekolah tersebut.

“Guru juga butuh dibayar untuk kebutuhan hidup mereka. Kalau siswanya enggak ada yang membayar SPP, bagaimana sekolah bisa menggaji para guru dan juga membayar biaya operasional sekolah. Ini polemik yang menyulitkan semua pihak. Jadi meskipun dengan menyicil misalnya, saya akan usahakan untuk membantu melunasi SPP mereka. Ini sudah menjadi bagian dalam tugas dan kewajiban serta tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat,” pungkasnya.(Yul)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait