Kabupaten Malang, beritalimacom | Langkah kecil menambal jalan, dampaknya terasa besar bagi warga. Di sejumlah wilayah selatan Kabupaten Malang, perbaikan jalan yang dilakukan pemerintah tak hanya memperhalus permukaan aspal, tapi juga membuka kembali harapan masyarakat akan akses yang lebih layak dan aman.
Warga Desa Baturetno, Kecamatan Dampit, menyampaikan apresiasi atas penambalan jalan yang dilakukan UPT Pengelola Jalan dan Jembatan Turen dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga. Perbaikan tersebut menggunakan metode lapis penetrasi (lapen), sebagai bagian dari pemeliharaan rutin infrastruktur jalan.
“Terima kasih atas penambalan lapen yang dilakukan oleh UPT Bina Marga Turen. Semoga langkah selanjutnya bisa ditindaklanjuti, karena ini masih aspal satu kali. Kami berharap permohonan kami dikabulkan,” ujarnya, Ketua RT 11 Desa Baturetno, Sunari, kepada awak media. Sabtu (25/4/2026).
Metode lapen sendiri dikenal sebagai teknik perbaikan jalan dengan menyemprotkan campuran agregat dan aspal langsung di lokasi, efektif untuk menangani jalan berlubang atau rusak ringan hingga sedang.
Tak hanya itu, apresiasi serupa juga datang dari Kepala Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Hendik Arso Hadiwinulyo. Ia menyoroti pentingnya perbaikan akses jalan menuju kawasan pesisir, yang dinilai berdampak besar terhadap pengembangan wilayah.
“Terima kasih kepada UPT Bina Marga Turen dan Kepala Dinas Bina Marga yang telah meningkatkan kenyamanan jalan. Akses dari tangsi hingga Pantai Sipelot akan dikerjakan, ini sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Hendik, infrastruktur jalan yang baik turut mendukung program kampung nelayan serta kunjungan pejabat pusat. Bahkan, ia menyebut kawasan tersebut beberapa kali dikunjungi Menteri Kelautan dan Perikanan, dan direncanakan akan menerima kunjungan Presiden Prabowo Subianto.
“Dengan jalan yang semakin baik, tentu memberi kesan positif bagi daerah kami, apalagi jika ada kunjungan tingkat nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala UPT Pengelola Jalan dan Jembatan Turen, Bambang Dwi Mulyanto, menegaskan bahwa perbaikan jalan merupakan bagian dari komitmen pelayanan publik. Ia menyebut pihaknya tengah mengintensifkan program “sapu lobang” (salob) guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Perbaikan tidak hanya difokuskan di Baturetno, tetapi juga mencakup sejumlah ruas lain seperti Druju–Wonokerto dan Klepu–Tambakasri di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, serta Tlogosari–Mulyoasri di Tirtoyudo.
“Pemeliharaan rutin ini menjadi solusi strategis di tengah keterbatasan anggaran, agar perbaikan bisa dirasakan merata di lima kecamatan,” jelas Bambang.
Ke depan, perbaikan jalan juga direncanakan berlanjut ke wilayah Pujiharjo. Pemerintah Kabupaten Malang berharap upaya ini mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan selatan yang tengah berkembang. (Min/Red)








