Koperasi Desa Perkuat Potensi Wisata dan UMKM

  • Whatsapp
Wamenpar Ni Luh Puspa (baju putih) di koperasi desa. Ia yakin koperasi desa perkuat potensi wisata dan UMKM (foto: kemenpar)

Nganjuk, beritalima.com| – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa saat menghadiri peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden Prabowo Subianto di Desa Nglawak, Nganjuk, Jawa Timur mengatakan, keberadaan KDKMP bisa memperkuat potensi desa wisata serta peran UMKM.

Wamenpar meyakini kehadiran KDKMP akan semakin memperkuat tata kelola dan pengembangan pariwisata di daerah, khususnya desa wisata sebagai salah satu andalan dalam mewujudkan pariwisata Indonesia yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Selamat atas peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk. Inisiatif ini sangat penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa, membuka peluang usaha, dan mendukung tumbuhnya UMKM di daerah,” kata Wamenpar di Nganjuk (16/5).

Menurut Wamenpar, desa wisata memiliki potensi besar untuk tumbuh seiring dengan penguatan koperasi desa karena keduanya sama-sama bertumpu pada partisipasi masyarakat dan manfaat langsung bagi warga.

Sinergi tersebut diyakini mampu memperkuat ekonomi desa melalui pemberdayaan ekonomi lokal, pengembangan infrastruktur dan fasilitas, pelestarian budaya dan lingkungan, penciptaan lapangan kerja, hingga promosi pariwisata berbasis komunitas.

Dari 1.061 KDKMP diresmikan Presiden, sebanyak 30 koperasi beririsan dengan desa wisata dan telah masuk dalam Jejaring Desa Wisata (Jadesta) Kemenpar. Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Desa Wisata Tamanmartani, misalnya, menjadi salah satu dari tiga percontohan nasional KDKMP menjadi contoh nyata kolaborasi tersebut. Selain memiliki empat unit usaha utama, KDKMP di desa ini juga aktif mendukung pengembangan usaha pariwisata dengan menjadi agregator pemasaran produk dan layanan anggota.

KDKMP Tamanmartani menyediakan wadah bagi pengusaha UMKM lokal untuk mempromosikan dan menjual produknya langsung kepada wisatawan. Koperasi ini juga memberikan akses permodalan bagi anggota, termasuk pelaku pariwisata seperti pemilik homestay, pengusaha UMKM, dan pengrajin.

“Pengembangan desa wisata yang ditopang dengan keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat mendukung Asta Cita Presiden, khususnya dalam membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan,” jelas Ni Luh.

Presiden Prabowo Subianto menekankan, keberadaan 1.061 KDKMP menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa. “Keberadaan KDKMP di berbagai lokasi akan membantu mendorong perekonomian Indonesia mulai dari tingkat desa,” ucap Presiden.

Presiden menambahkan, kombinasi program MBG (Makan Bertgizi Gratis) dan KDKMP akan menjadi kekuatan baru dalam membangkitkan ekonomi nasional. Pendekatan ekonomi berbasis rakyat tersebut dinilai menjadi jawaban atas sistem ekonomi yang selama ini terlalu didominasi pemodal besar.

Jurnalis: abri/rendy

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait