Ribuan Masyarakat Ikut Jalan Sehat Sosialisasikan Empat Pila

oleh -102 views

JAKARTA, Beritalima.com– Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Jabodetabek ikut Jalan Sehat Empat Pilar MPR 2019 start dan finis di Halaman Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (25/8).

Peserta dilepas Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. Turut hadir Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Mahyudin, Sekjen MPR RI, Dr H Ma’ruf Cahyono, anggota MPR RI Fadholi, Kepala Biro Humas MPR RI Siti Fauziyah dan sejumlah pejabat lainnya.

Sebelum bendera start diangkat, Wakil Ketua MPR RI Mahyudin kepada peserta mengatakan, acara yang digelar pagi ini diadakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) MPR. “Saya berharap acara ini terus dilakukan secara rutin karena penyelenggaraannya semakin baik,” tutur Mahyudin.


Sebagai salah satu bentuk Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, jalan sehat yang digelar diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

“Bangsa ini semakin banyan tantangan kebangsaan yang dihadapi dan semoga bisa dilalui. Melalui Empat Pilar MPR kita jaga persatuan. Mari olah raga, kita jaga persatuan dan kerukunan,” harap pria kelahiran Kalimantan Timur imi.

Pada kesempatan serupa, kepada awak media, Zulkifli Hasan menuturkan, acara jalan sehat ini merupakan salah satu rangkaian dalam memperingati HUT MPR. Diungkapkan MPR sebagai lembaga negara diberi amanat oleh UU MD3 untuk melakukan Sosialisasi 4 Pilar. “Sosialisasi nilai-nilai kebangsaan untuk menjaga persatuan dan persaudaraan sebangsa setanah air”, ujarnya.

Dikatakan, sosialisasi yang dilakukan MPR menggunakan berbagai metode. Ada yang di kelas, kampus, juga acara yang ringan dan santai seperti gerak jalan. Meski dengan cara santai dan ringan tetapi nuansa pemberian pemahaman 4 Pilar tetap terjaga.

“Kalau serius semua nanti dibilang indoktrinasi. Karena itu, MPR mengajak berbagai kalangan masyarakat untuk berolahrga. “Olahraga kan tidak mengenai Parpol dan latar belakang lainnya, semua sama”, tegasnya.

Sosialisasi nilai-nilai kebangsaan bagi Ketua Umum DPP PAN tersebut penting. Diakui sebelum Pemilu Presiden bangsa ini seolah-olah terbelah menjadi dua. “Apalagi sekarang terjadi sesuatu yang membuat kita prihatin atas apa yang terjadi di Papua,” demikian Zulkifli Hasan. (akhir)