beritalima.com

Samsat Wonosobo Tiada Henti Lakukan Sosialisasi PKB, Sekarang Giliran Kaliwiro dan Wadaslintang

  • Whatsapp

WONOSOBO, beritalima.com – Pengenalan pajak kendaraan bermotor (PKB) bagi calon wajib pajak khususnya generasi muda semakin intens dilakukan oleh Samsat Wonosobo bekerjasama dengan sekolah – sekolah lanjutan atas yang ada di kota Asri ini.

Kamis (18/10) siang tim dari instansi ini melakukan sosialisasi di SMAN 1 Kaliwiro dan SMKN 1 Wadaslintang. Yang diikuti ratusan siswa dari kedua sekolah tersebut.

Bacaan Lainnya

Sosialisasi pertama dilakukan di SMAN 1 Kaliwiro pada pukul 10.00 Wib sedang pada jam kedua dilakukan di SMKN 1 Wadaslintang pada pukul 12.00 Wib.

Pemateri pertama Lilis Wardani, S.H, sebagai staf adminitrasi ini memperkenalkan lebih dalam tentang instansinya kepada para siswa kedua sekolah ini.

“Kata pepapatah tak kenal maka tak sayang, maka kepada para adik-adik ini kita perkenalkan seluk beluk tentang Samsat Wonosobo. Dari para pejabatnya, visi misi dan lingkup wilayah kerjanya.” Katanya.

Selain itu, kata Lilis, kita uraikan pula mengenai istilah yang tertera di STNK dan tata cara dalam pengurusan perpanjangan PKB.

“Tak ketinggalan kita paparkan mengenai pembayaran pajak kendaraan tidak hanya dilakukan di kantor induk namun dapat dilakukan di Samsat Keliling (Samkel) maupun di Samsat Siaga serta jadwal tiap harinya.” Tutur wanita cantik ini.

Sementara itu, Bripka Mario Gabriel memaparkan mengenai aplikasi Sakpole dan ketertiban dalam berlalulintas di jalan raya.

“Aplikasi Sakpole ini bisa diunduh di Google Play guna mempermudah para pembayar pajak kendaraan bermotor yang belum sempat membayar di lokasi yang telah disebutkan pemateri sebelumnya.” Jelas Mario.

Banyak keuntungan yang diperoleh bila menggunakan aplikasi ini diantaranya tidak perlu antri karena dapat dilakukan dimana pun dan kapan pun, kita akan terhindar dari praktek percaloan dan denda karena keterlambatan pengesahan ulang STNK maksimal 10 bulan sejak masa pajak berakhir serta pengesahan STNK-nya dapat dilakukan 14 hari sejak membayar di seluruh layanan Samsat online Jateng, tambah Mario.

“Dalam berkendara di jalan raya rasanya kita akan lebih tenang. Apalagi setelah memakai peralatan yang lengkap juga pajak kendaraan lunas terbayarkan rasanya makin lega dan tanpa ada rasa kekuatiran lagi.” Pungkas Mario

Adanya sosialisasi yang diberikan oleh Samsat Wonosobo ini pun diapresiasi oleh pihak sekolah.

Kepala Sekolah SMAN 1 Kaliwiro merasa bangga sekolahnya mendapatkan kesempatan mendapat penjelasan langsung mengenai pajak kendaraan bermotor dari Samsat Wonosobo.

“Dengan penjelasan yang diberikan kami lebih paham mengenai sistem pembayaran pajak ini bahkan kedepannya kami berharap para siswa yang mendapatkan sosialiasi ini sadar untuk membayar pajak kendaraannya.” Jelas Dts. Karyono, M.M.

Sedangkan kepala sekolah SMKN 1 Wadaslintang mengatakan dengan pengenalan pajak sejak dini diharapkan kesadaran para siswa mengenai pajak yang dibayarkan oleh para wajib pajak sangat bermanfaat bagi pembangunan.

“Sehingga mereka akan memberi pengertian kepada orang disekitarnya bahwa pembayaran pajak kendaraan yang dibayarkannya akan kembali ke wajib pajak dengan adanya pembangunan.” Kata Drs. Widiastuti.
“Kita harapkan pula mereka tak hanya sadar dalam bayar pajak kendaraan, namun tak kalah utamanya adalah tertib dalam berlalulintas. Karena ini termasuk dalam kelengkapan kita dalam berkendara di jalan raya.” Tutup Widiastuti. (Edi/Budi)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *