Wagub Optimis Dunia Usaha Metal Jatim Jadi Pemenang di Era MEA

  • Whatsapp

            Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf mengaku optimis dunia usaha metal di lingkup Jatim bisa menjadi pemenang di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Ungkapan itu cukup beralasan karena menurutnya Jatim memiliki pengusaha metal yang berjiwa petarunng.

“Semangat berjuang ini dimiliki Jatim sejak jaman Majapahit dulu dan terus dipegang teguh oleh para pengusaha sampai sekarang,” ungkap Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim pada acara HUT ke 25 PT. Kepuh Kencana Arum (KAA) di Ballroom Hotel Shangrila, Surabaya, Kamis (15/9) malam.

Ia menambahkan, kebutuhan produk metal diyakini terus meningkat sebab pembangunan akan terus berjalan dan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan metal juga meningkat. Terlebih jika peraturan tentang industri di dalam negeri diubah lebih pro pada pengusaha lokal, maka pengusaha industri metal lokal akan mampu berdaya saing. “Saat ini banyak pertanyaan mengapa mengimpor barang jadi lebih murah, daripada mengimpor bahan bakunya,” terangnya.

Selain itu, kebutuhan suplai baja produksi dalam negeri  belum memenuhi semua kebutuhan pasar domestik sehingga beberapa jenis barang masih diimpor. Dijelaskan, saat ini kebutuhan baja metal mencapai sekitar 13 juta ton sedangkan produksi yang dihasilkan hanya 6 juta ton. “Kondisi tersebut merupakan salah satu penyebab hadirnya produk baja impor yang cukup besar, oleh karena itu perlu dicari solusi, namun dengan memperhatikan kepentingan nasional dalam arti luas,” pungkasnya.

Turut hadir Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE) I Gusti Putu Suryawirawan, Kasdam V/ Brawijaya Rahmat Pribadi.. (**).

 

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *