beritalima.com

Bupati Anas Setuju Jika Ibu Kota Negara Pindah ke Banyuwangi

  • Whatsapp

BANYUWANGI beritalima.com – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sangat setuju dan mendukung penuh jika ibu kota negara pindah ke Banyuwangi, hal ini disampaikan Bupati Anas saat tinjau ke pasar takjil ramadhan di area Taman Blambangan.

Usulan Banyuwangi menjadi ibukota negara Republik Indonesia diusulkan oleh Arum Sabil Koordinator Tampung Aspirasi Masyarakat Indonesia (Pustari) pada jum’at tanggal 03 Mei 2019 kemarin.

Bupati Anas mengatakan bahwasannya ia sudah lama ditelepon oleh banyak orang terkait usulan pemindahan ibu kota negara ke Banyuwangi, namun Bupati Anas mengaku “Kita kan gak enak sebagai orang Jawa,” tetapi kriteria yang sampaikan, Banyuwangi memang layak dan memenuhi kriteria sebagai ibu kota negara.

“Jadi kalau Banyuwangi diminta oleh kementerian atau pihak terkait, saya kira cocok dan siap. Itu artinya saya mendukung usulan tersebut, mudah-mudahan tidak hanya pak Arum Sabil saja yang mengusulkan tapi Bappenas juga yang mengusulkan,” ungkap Bupati Banyuwangi saat dimintai keterangan oleh wartawan, Selasa,(07/05/2019).

Bupati Anas menjelaskan jika Banyuwangi sangat memenuhi kriteria yang maksud, pertama Banyuwangi memiliki tanah yang sangat luas sebanyak puluhan ribu hektare, yang mana tanah tersebut dimiliki oleh BUMN, andaikata pindah ke Banyuwangi maka tidak perlu membeli tanah, lokasi di daerah perkebunan Glenmore. Kriteria kedua cadangan air cukup, karena Banyuwangi diapit oleh tiga taman nasional yang mana lokasi tersebut sudah ditetapkan UNESCO sebagai Cagar Biosfer Dunia, sehingga cadangan udara sangat baik.

Kriteria ketiga pantai tidak jauh di Banyuwangi, sedangkan bila ditarik tengah penerbangan dari Jakarta – Kalimantan Tengah dengan Jakarta-Banyuwangi, Saya hitung jarak penerbangannya lebih dekat ke Banyuwangi.

“Jadi gini, kalau kami diminta siap dan terimkasih banyak kepada Pak Arum Sabil sebagai warga Jember telah mengusulkan Banyuwangi jadi Ibukota Negara,” ucap Anas.

Bupati Anas menambahkan Pak Arum Sabil ini memang sangat mengetahui luasan tanah di Banyuwangi dan kontur tanah yang bagus, serta berdekatan dengan Selat Bali, jadi kalau pilihannya Jawa maka Insyallah tidak keliru kalau memilih Banyuwangi. Luasan tanah di Banyuwangi tidak perlu membeli, karena sudah siap ditempati, untuk 1,5 juta penduduk dengan luas wilayah Banyuwangi mencapai 5.800 kilometer cukup untuk dijadikan ibu kota negara.(bi/kodrat/hms)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *