Gelar BUKBER, EYI Madura Siapkan Pelantikan dan Deklarasi

  • Whatsapp

Bangkalan, BeritaLima – Pengurus empower youth Indonesia (EYI) – GLGN Madura Raya yang meliputi 4 Kabupaten di Madura yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep mengadakan pertemuan dan konsolidasi yang dikemas dengan acara buka puasa bersama, Kamis (2/6) kemaren.

Acara ini di gelar dalam rangka penguatan struktural dan silaturrahim antar pemuda madura yang potensial untuk bergabung menjadi pengurus EYI Madura Raya.

Menurut Usman al-Adipni, S.Ag, M.Pdi ketua umum EYI Madura Raya bahwa organisasi ini hadir dalam upaya mewadahi para pemuda Madura dalam upaya meningkat kualitas sumber daya manusia (sdm) dan buka puasa merupakan langkah awal pembentukan pengurus EYI di seluruh madura yang diawali dari kabupaten Bangkalan, kemudian Sumenep, Pamekasan dan Sampang.

“Saya mendapatkan mandat dari Ketum EYI Pusat, Bung Ikhsan Tualeka, S.IP, M.IP untuk segera membentuk EYI di Madura, apalagi Madura merupakan asal dari Menpora Imam Nahrawi, maka EYI harus dapat mewujudkan impian dari pak Menpora” ujar Usman yang juga kandidat doktor UINSA dan dosen STAIN Pamekasan ini.

Dihubungi melalui sambungan telpon, ketua pusat EYI, Mohamad Ikhsan Tualeka EYI-GLGN merupakan wadah bagi pemuda untuk mengembangkan minat dan bakat, serta membangun networking yang mendunia, memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia.

Ikhsan menambahkan, Pemuda Indonesia jangan hanya menjadi pemuda biasa, tapi harus menjadi pemuda luar biasa. ‚ÄúSetiap pemuda punya peluang yang sama untuk berkembang, salah satunya dengan meningkatkan value diri,” kata Iksan.

Kepengurusan EYI-GLGN sendiri dilantik oleh Menpora Imam Nahrawi Kamis (13/4) bertempat di Balai Sarwono, Jakarta Selatan. Sejumlah nama dari berbagai latarbelakang profesi ikut masuk dalam kepengurusan. Di dewan pembina tercatat ada: Lukman Tanjung, Shobibah Rohmah Nahrawi, Mirawati Basri, M. Ghozali, Fatmawati Rafiuddin, Emmy Sumangkut, Maya Miranda dan Fanny Faradilla.

Sementara dijajaran pengurus pusat, ada sejumlah nama, antara lain, Dr. Leila Mona Ganiem, Prof. Etin Anwar, Dr. M. Gamal Rindarjono, Novriana Sumarti, Ph.D., Faisal Hasan Basri, Vina Purbasari, Tomy Nugroho, MA, MBA, Dari kalangan seniman juga ada Jane Shalimar, Bongky BIP (pendiri dan personil awal Slank), hingga aktivis kepemudaan seperti Dwi Andayani, Handriansyah, Nur S Azhari, Ranitya Nurlita.

Menurutnya, yang melatar belakangi terbentuknya EYI-GLGN karena adanya kesadaran arti penting peran pemuda. Hal tersebut harus bisa diretas seluas mungkin kepada anak-anak muda di Indonesia. Apalagi yang menjadi anggota maupun pengurus EYI memiliki beragam latar belakang profesi. “Semua bergabung untuk memaksimalkan peran dan kontribusi terhadap pemberdayaan pemuda,” pungkas Ichsan.(ass)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *