Menteri Jumhur: Pendidikan Vokasi Penggerak Green Jobs dan Transisi Hijau Nasional

  • Whatsapp
Menteri Jumhur (baju putih): Pendidikan Vokasi penggerak Green Jobs dan transisi hijau nasional (foto: KLH)

Depok, beritalima.com|- Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat menekankan, pendidikan vokasi harus menjadi penggerak utama mencetak sumber daya manusia hijau (green talent) guna mendukung transisi hijau dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Ini disampaikan Jumhur dalam Orasi Ilmiah bertopik “Building a World-Class Educational Hub with Global Impact: Green Metric and Sustainability for the Future” dalam pogram Vokasi Universitas Indonesia sekaligus Dies Natalis ke-18 Pendidikan Vokasi UI (18/5).

Jumhur menjelaskan dunia saat ini tengah menghadapi triple planetary crisis, yaitu krisis perubahan iklim, krisis polusi dan sampah, serta krisis kehilangan  keanekaragaman hayati. Situasi ini menuntut transformasi sistem pendidikan agar mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki perspektif dan integritas ekologis.

“Green jobs bukan lagi konsep abstrak. Dunia bergerak sangat cepat menuju ekonomi rendah karbon, dan Indonesia harus menyiapkan SDM yang mampu bersaing,” ujarnya.

Digarisbawahi Jumhur, pendidikan vokasi harus berperan sebagai pusat pengembangan talenta hijau yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan, seperti energi terbarukan, kendaraan listrik, pengelolaan limbah, teknologi lingkungan, dan ekonomi sirkular.

Transformasi tersebut perlu didukung dengan penyesuaian kurikulum yang selaras dengan tuntutan industri hijau, termasuk penguatan materi terkait ESG (environmental, social, governance), teknologi rendah karbon, audit energi, pengelolaan sampah, serta penghitungan emisi karbon.

Sementara Rektor Universitas Indonesia (UI), Heri Hermansyah, turut memberikan apresiasi atas kontribusi dan perkembangan Vokasi UI selama hampir dua dekade terakhir. Heri menegaskan pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menjawab kebutuhan pembangunan berkelanjutan.

Vokasi UI telah menunjukkan peran strategis dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di berbagai sektor. Saya berharap Vokasi UI terus memperkuat inovasi, kolaborasi internasional, serta kontribusinya dalam mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan,” papar Heri.

KLH/BPLH menegaskan isu lingkungan hidup kini telah menjadi isu strategis yang berkaitan erat dengan ekonomi, kesehatan, dan masa depan bangsa. Oleh karena itu, penguatan pendidikan vokasi hijau sebagai langkah krusial dalam menyiapkan generasi muda Indonesia menghadapi dinamika global sekaligus memperkuat daya saing nasional menuju ekonomi berkelanjutan.

Jurnalis: dedy/abri

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait