LPPL Cilacap Tertarik Dengan Stasiun Radio Pemkot Madiun

  • Whatsapp

Madiun, beritalima.com- Pengelolaan program siaran Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Suara Madiun milik Pemkot Madiun, Jawa Timur yang apik menarik perhatian daerah lain. Buktinya, rombongan LPLL Radio Bercahaya FM Kabupaten Cilacap sengaja datang berkunjung, Rabu (7/3), kemarin. Tujuannya, saling berbagi ilmu demi mengoptimalkan peran LPPL dalam pelayanan kepada masyarakat.

‘’Radio bukan hanya media penyebarluasan infomasi. Namun, juga sebagai penyambung aspirasi masyarakat dan sarana komunikasi dengan pemerintahnya,’’ kata Kabid Pelayanan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Madiun, Iroh Sunirah.

Artinya, katanya, LPPL bukan sekedar menyebarluaskan informasi. Namun, potensi masyarakat juga ditonjolkan dalam program-program siaran. Tak heran, pengelolaan program siaran yang uptodate serta memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat menjadi program unggulan LPPL Suara Madiun. Selain itu, LPPL radio Suara Madiun tidak menerima iklan komersial. Namun, tetap menyiarkan iklan terkait pelayanan untuk masyarakat sebagai pelayanan publik.

‘’Untuk penyebarluasan informasi ke masyarakat dan Iklan Layanan Masyarakat (ILM), kami tidak menarik biaya sama sekali. Dan kami tidak menerima iklan komersial,” tuturnya di Ruang Pertemuan Radio LPLL Suara Madiun, kemarin.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Pengembangan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kabupaten Cilacap, Sukaryanto, menyebut, program LPPL Radio Suara Madiun cukup lengkap. Bukan hanya menyebarkan informasi. Namun juga menggalang informasi dan aspirasi dari masyarakat. Salah satunya melalui program Rasa Warga.

‘’Jadi tidak hanya informasi dari pemerintah ke masyarakat. Tetapi juga ada penyiar yang mendatangi langsung masyarakat. Keberadaan LPPL benar-benar untuk memaksimalkan pemberdayaan masyarakat Kota Madiun. Ini yang belum ada di Kabupaten Cilacap,” kata Sukaryanto.

Bukan hanya itu, LPLL Radio Suara Madiun juga membuka pengaduan pelayanan publik, memfasilitasi keluhan masyarakat untuk disampaikan kepada OPD terkait. Bahkan, LPPL juga mengelola media cetak berbentuk tabloid yang terbit dua minggu sekali. Tabloid Madiun Karismatik –nama tabloid Pemkot Madiun- juga mengedepankan pengembangan potensi hingga menjadi salah satu alterntif inspirasi bagi masyarakat.

‘’Pengemasan informasi kepada masyarakat benar-benar lengkap. Ini pastinya akan banyak membantu dalam penyempurnaan pengelolaan LPLL kami,’’ pungkasnya. (Diskominfo).

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *