Polres Mulai Usut Hadiah “Lomba Batik HUT Pemkab Malang” Tahun 2018

  • Whatsapp

MALANG, beritalima.com| Lomba batik yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Malang dalam peringatan HUT ke 1258 tahun 2018 lalu, saat ini sedang diusut Polres Malang. Pasalnya, uang hadiah untuk pemenang lomba batik baru diserahkan pada Hari Batik Nasional, Jumat (4/10/2019), penyerahan hadiah molor setahun. Bahkan saat ini Satreskrim Polres Malang sudah memanggil ketua panitia penyelenggara yakni Nurcahyo Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Jumat (11/10/2019).

Menurut Nurcahyo anggaran peringatan HUT Pemkab Malang ke 1258 pada tahun 2018 tidak memakai anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Malang. Namun anggaran ditanggung masing masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai dengan bentuk kegiatannya.

Bacaan Lainnya

“Setiap acara, ada leading sectornya dari masing-masing SKPD. Jadi saya hanya mengkoordinir saja, Saya selaku panitia kegiatan saat itu tidak tahu berapa nominal biaya semua kegiatan, seperti lomba batik itu, yang menjadi penanggung jawab adalah Dinas Koperasi. Ketika hadiah batik terlambat diserahkan, otomatis kita yang harus menanggung dan menyelesaikan,” ungkap Nurcahyo.

Nurcahyo menjelaskan, karena Dinas Koperasi dan usaha Mikro Kabupaten Malang tidak memiliki anggaran hadiah lomba, otomatis mereka menyerahkan permasalahan ini ke panitia besar.

“Kami ini sudah tidak tahu apa-apa, tapi kena getahnya. Sehingga, saat ada hadiah lomba molor, terpaksa kita selesaikan. Karena kita berada di posisi panitia besarnya. Nominal hadiah lomba batik total Rp 27,5 juta. Untuk hadiah juara satu sampai harapan tiga,” urainya.

Dia juga menjelaskan secara gamblang sejumlah kegiatan hari jadi Kabupaten Malang kala itu, juga dibantu sponsor dari Bank Jatim dengan nilai sponsor sebesar Rp 125 juta.

www.beritalima.com

“Jadi begini, di panitia itu tidak punya anggaran sebenarnya. Hanya mengkoordinir kegiatan, lalu kita buat proposal dan dibantu Bank Jatim Rp 125 juta. Kompensasinya, Bank Jatim boleh memasang baner atau logo pada setiap kegiatan selama Hari Jadi Kabupaten Malang,” tandasnya.

Sementara itu, dari pemanggilan ini pihak Kepolisian Polres Malang belum bisa dimintai keterangan. [san/red]

www.beritalima.com
www.beritalima.com
www.beritalima.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *